Kafilah tim nasional Spanyol tampak sangat santai di Dallas, Amerika Serikat. Menjelang laga semifinal melawan Prancis, La Roja menggelar latihan terakhir di Stadion Cotton Bowl. Suasana tim asuhan Luis de la Fuente ini dipenuhi tawa dan senyuman, tanpa ada tanda-tanda tekanan besar.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Kepercayaan diri Spanyol begitu tinggi sejak awal turnamen. Berdasarkan laporan, Pedri bahkan sempat menyatakan impiannya untuk mencetak gol lewat tendangan salto di laga final melawan Argentina. Generasi baru Spanyol ini tampaknya tidak mengenal rasa takut menjelang laga-laga besar.
Menurut penjaga gawang Unai Simon, Prancis adalah kekuatan besar dalam sepak bola. Namun, ia menegaskan bahwa Spanyol sangat memercayai gaya permainan mereka sendiri. "Mentalitas kami adalah jika semua orang memberikan versi terbaiknya, tidak ada tim yang bisa mengalahkan kami," kata Unai Simon kepada media.
Para jurnalis Spanyol juga tidak merasa gentar dengan kekuatan Prancis. Ferran Martinez dari Mundo Deportivo menilai peluang kedua tim adalah 50-50. Menurut Martinez, para pemain Spanyol sangat yakin dengan kekuatan mereka sejak awal Piala Dunia, bahkan setelah hasil imbang melawan Tanjung Verde.
Bintang muda FC Barcelona, Lamine Yamal, juga sempat melontarkan perang urat saraf. Ia menyatakan bahwa Prancis adalah pihak yang harus takut kepada Spanyol. Namun, sikap ini dinilai berisiko karena performa Lamine Yamal sendiri belum mencapai tingkat terbaiknya di turnamen ini.
Jurnalis Meksiko, Miguel Luis Castillo, berpendapat bahwa kepercayaan diri Spanyol merupakan bagian dari permainan psikologis sebelum laga. Di sisi lain, Prancis dinilai lebih diunggulkan karena kualitas individu dan kekuatan kolektif mereka yang luar biasa. Laga semifinal ini akan membuktikan apakah kepercayaan diri tinggi Spanyol berbuah manis atau justru menjadi boomerang.