Allez Paris - Dembélé Allez Paris - Dembélé
/home / internasional / Misi Ousmane Dembele Bungkam Kritik...
INTERNASIONAL

Misi Ousmane Dembele Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026

Ousmane Dembele merayakan gol hattrick bersama timnas Prancis di Piala Dunia 2026

Ousmane Dembele merayakan gol hattrick bersama timnas Prancis di Piala Dunia 2026

Ousmane Dembele menunjukkan sisi ironisnya kepada publik sepak bola dunia. Beberapa menit setelah mencetak hattrick gemilang saat membawa Prancis menang 4-1 atas Norwegia, sang penyerang sayap justru hadir di ruang konferensi pers dengan wajah datar dan pandangan tertunduk ke lantai. Gaya bicaranya yang dingin mengingatkan publik pada sosok pelatih legendaris Marcelo Bielsa.

Menurut laporan dari jurnalis Loic Tanzi di Boston, pemenang Ballon dOr 2025 tersebut melontarkan pernyataan mengejutkan di depan awak media. "Cest un moment unique et important pour moi. Apres, comme je lai deja dit, la performance est bonne, mais jai prefere mon match face au Senegal ou face a lIrlande. Je pense que jai ete beaucoup plus influent," ujar Dembele dengan nada satir mengenai kontribusinya.

Pernyataan tersebut jelas merupakan sebuah ironi yang sengaja dimainkan oleh sang bintang Paris Saint-Germain. Dembele sendiri menyadari bahwa performanya pada awal turnamen belum sepenuhnya memuaskan sebelum akhirnya memecah kebuntuan lewat gol debutnya di kompetisi besar saat menghadapi Irak. Meski terbuka kepada orang-orang terdekatnya, Dembele merasa jengah dengan kritik eksternal yang terus menghujani dirinya sepanjang musim.

Berdasarkan catatan performanya tahun ini, Dembele kerap disebut sebagai pemain yang hanya beruntung memenangkan satu Ballon dOr dan dianggap tidak konsisten. Kritik lain menyebutnya sebagai pemain yang tidak efisien serta rentan terhadap cedera fisik. Kendati demikian, pelatih Prancis Didier Deschamps tidak pernah meragukan posisi utama sang pemain di dalam skuad berjuluk Les Bleus.

Segala bentuk kritik tajam tersebut justru menjadi bahan bakar motivasi bagi sang penyerang berusia 29 tahun. Jika di level klub bersama Paris Saint-Germain dia kerap merayakan gol dengan gestur telunjuk di depan bibir, kali ini di hadapan media Norwegia dia menggunakan tangannya untuk memberi isyarat agar semua pengkritik diam. Namun, sikap ini bukanlah bentuk dendam, melainkan cara Dembele menikmati permainan dengan dunia luar.

Di dalam internal tim, keceriaan Dembele sama sekali tidak memudar akibat tekanan tersebut. Saat skuad Prancis menikmati waktu santai bersama keluarga, mantan pemain Barcelona itu tetap tampil sebagai sosok yang penuh tawa dan jenaka. Perubahan sikapnya yang lebih tertutup dan defensif hanya ditunjukkan ketika dirinya berada di bawah sorotan lampu ruang publik.

Asisten pelatih Prancis, Guy Stephan, turut memberikan pembelaan terkait dinamika yang dihadapi sang pemain. "Ousmane, cest un etre humain. Il ressent la critique quand elle arrive. Il est Ballon dOr, mais a connu malheureusement quelques pepins physiques. Il a su revenir a chaque fois, repartir de lavant..." ungkap Stephan yang menegaskan ketangguhan mental anak asuhnya.

Kini, penyerang sayap dengan koleksi 62 penampilan dan 11 gol untuk negaranya tersebut menegaskan bahwa dirinya sedang berada dalam sebuah misi besar. Setelah sukses membawa Paris Saint-Germain berjaya di kompetisi Eropa, target berikutnya adalah membawa pulang trofi Piala Dunia 2026 ke Prancis untuk kedua kali dalam kariernya dengan kontribusi yang jauh lebih masif.

// TOPICS
#ousmane_dembele #piala_dunia_2026 #timnas_prancis #paris_saint-germain #sepak_bola_internasional
Tim Jurnalis Khusus Ousmane Dembélé & PSG

Redaksi Allez Paris - Dembélé terdiri dari jurnalis berpengalaman yang berdedikasi mengikuti setiap langkah Ousmane Dembélé dan Paris Saint-Germain. Dari debut di Rennes, bersinar di Barcelona, hingga menjadi andalan PSG dan timnas Prancis, kami hadir untuk para penggemar yang ingin mendapatkan berita terbaru, analisis mendalam, dan laporan eksklusif tentang perjalanan karier bintang sayap Prancis ini.