Malam itu lapangan menjadi saksi sebuah jawaban yang tenang dan keras. Norwegia datang dengan tim yang banyak diubah, namun Prancis tidak mengubah rencana mereka sedikit pun. Baru dua puluh tiga detik laga berjalan, sebuah tembakan Kylian Mbappé sudah membentur mistar gawang. Berdasarkan jalannya pertandingan, para pemain asuhan Didier Deschamps menampilkan permainan yang intens, cepat, dan penuh keindahan. Itu adalah panggung yang tepat bagi Ousmane Dembélé untuk membungkam para pengkritiknya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sebelumnya, penyerang nomor 10 asal klub Paris Saint-Germain ini mendapat kecaman hebat dari media setelah laga pembuka melawan Senegal yang berakhir dengan kemenangan tiga lawan satu. Dia sempat bangkit saat melawan Irak dengan mencetak satu gol dan satu umpan matang. Namun, bayang-bayang kegagalan tampil tajam pada Piala Dunia edisi 2018 dan 2022 terus menghantuinya. Kali ini, di sayap kanan, lelaki itu bangkit dan menghancurkan pertahanan Norwegia dengan sebuah hat-trick yang indah. Satu tembakan dengan kaki kanan dan dua dengan kaki kiri membuat pemain bertahan lawan, Bjorkan, harus ditarik keluar pada jeda babak pertama.
Menurut catatan sejarah sepak bola Prancis, Dembélé kini sejajar dengan Kylian Mbappé dan Just Fontaine sebagai pemain Prancis yang mampu mencetak tiga gol dalam satu laga Piala Dunia. Dengan total empat gol di turnamen ini, perdebatan tentang layak atau tidaknya dia duduk di bangku cadangan telah selesai. Prancis kini bersiap menghadapi babak enam belas besar, dan Dembélé telah memastikan bahwa ini adalah Piala Dunia terbaik dalam hidupnya.
Ketika pertandingan yang melelahkan itu usai, Dembélé tetap menjadi pria yang dingin dan tidak mau memuji dirinya sendiri. Dia hanya memikirkan tim dan laga-laga sulit yang membentang di depan. "Kami tetap fokus, ini adalah pertandingan penting untuk menyelesaikan fase grup, kami ingin memenangkan semua pertandingan. Apa yang akan datang nanti akan menjadi jauh lebih penting," kata Dembélé saat berbicara dengan formal kepada M6.
Menurut sang penyerang, kerja sama di lini depan adalah kunci dari ketajaman Prancis yang menakutkan ini. Hubungan yang baik antarpemain terjalin karena mereka saling bicara di lapangan dan saling memahami satu sama lain. "Ini penting, setelah itu, dibutuhkan komunikasi. Ada banyak pemain berkualitas di dalam lapangan dan di bangku cadangan. Dengan komunikasi, semuanya menjadi jauh lebih baik," ujar Dembélé dengan sikap seorang profesional yang tahu cara menang.