Prancis memenangkan pertandingan pamungkas grup dengan gaya yang meyakinkan. Ousmane Dembele mencetak tiga gol ke gawang Norwagia pada Jumat malam dalam kemenangan telak 4-1. Penyerang sayap tersebut tampil layaknya seorang seniman di lapangan hijau. Menggunakan sepakan melengkung kaki kanan, tembakan keras kaki kiri, hingga kecohan dalam yang anggun, ia berhasil memikat perhatian dunia.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan media-media besar di Spanyol, performa sang pemain menempatkannya sebagai calon kuat bintang turnamen. Mundo Deportivo memberikan seluruh halaman utamanya untuk Dembele. Surat kabar tersebut menulis bahwa "l'ailier a présenté sa candidature au titre de star du tournoi". Kerja samanya dengan Kylian Mbappé terbukti terlalu rumit untuk diredam oleh barisan pertahanan Norwagia.
Media olahraga Spanyol lainnya, Sport, turut sepakat dengan signifikansi performa tersebut. Menurut analisis mereka, keberhasilan mencetak tiga gol dalam satu laga bergengsi ini "place idéalement Dembélé dans les grands candidats pour le Ballon d'Or 2026". Kemenangan ini sekaligus mengamankan posisi Prancis di puncak klasemen grup.
Pujian juga mengalir deras dari Italia. La Gazzetta dello Sport menggambarkan atmosfer ketakutan yang ditebar oleh Les Bleus melalui tajuk utama mereka. Menurut harian olahraga tersebut, "La France fait peur, le show Dembélé, la Norvège écrasée". Meskipun Norwagia turun dengan beberapa pemain pelapis, ketangguhan Prancis tetap tidak terbendung.
Kylian Mbappé turut andil dalam malam gemilang di stadion tersebut. Penyerang Paris Saint-Germain itu tidak mencatatkan namanya di papan skor, namun ia merancang dua umpan matang. Berdasarkan ulasan taktis harian Italia, ia telah "délivré deux passes décisives à la Zidane" dan membuktikan dirinya bukan lagi sekadar penyerang murni biasa.
Sementara itu, Corriere dello Sport memberitakan keberhasilan Prancis yang sukses menenggelamkan lawannya di fase grup. Menurut laporan mereka, Dembele menyajikan sebuah "triplé époustouflant". Media tersebut meyakini bahwa sang pemain belum selesai mengukir catatan sejarah emas dalam musim yang luar biasa ini.
Dari seberang Atlantik, media Amerika Serikat ikut terkesima oleh magis sang penyerang. The Athletic menilai tiga gol tersebut sebagai pengingat keras bagi dunia mengenai bakat besar yang dimilikinya. Pertandingan yang semula dinantikan sebagai duel antara Kylian Mbappé dan Erling Haaland justru berubah menjadi panggung tunggal. Menurut ulasan puitis mereka, "qui en a besoin quand vous avez la beauté d'Ousmane Dembélé?"